Friday, January 15, 2010

ASI - Air Susu Ibu

Perilaku Anak Berawal dari ASI


Anak yang mendapat ASI cuma dua bulan lebih berpotensi berperangai buruk.

Ada Adi, 4,5 tahun, berarti ada keributan. Boleh jadi itu ungkapan  yang tepat untuk bocah Taman Kanak-kanak itu. Pertengkaran tak cuma  terjadi dengan temannya di sekitar rumah, di sekolah pun begitu. 

Ibunya mengeluh, tapi anak lelaki itu tak surut juga bertingkah- polah secara berlebihan.
Cepat beradu mulut plus ringan tangan dan  kaki.

Ada kemungkinan pemicunya memang beragam.
Namun, bila menilik sebuah penelitian terbaru tentang kaitan asupan air susu ibu (ASI) dengan perilaku dan mental anak, ada baiknya si ibu bertanya kepada diri sendiri, "Apakah si anak mendapat ASI dalam masa yang cukup?"

Penelitian yang dilakukan Dr Katherine Hobbs Knutson, dari Departemen Psikiatri, Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa ASI secara signifikan mempengaruhi perangai sang anak di masa depan.

Studi baru seperti dikutip dari HealthDay News ini menyebutkan, seorang ibu yang mencukupi asupan ASI bayinya tidak pernah melaporkan adanya masalah perilaku dan mental pada anaknya selama lima tahun fase pertumbuhannya. Namun, ditemukan anak yang cuma disusui selama dua bulan berpotensi berperangai buruk dibanding anak yang ditunjang ASI selama satu tahun.

"Ini merupakan indikasi jika memberi ASI selama pertumbuhan dapat memiliki efek pada anak," kata Hobbs. Studi melibatkan sekitar 100 ribu partisipan dari usia 10 bulan hingga 18 tahun. Dalam penelitian, orang tua ditanya seputar pemberian ASI dan perilaku dan mental anaknya.

Menurut spesialis anak, dr Soedjatmiko, selama proses menyusui akan terjadi interaksi penuh kasih sayang antara ibu dan buah hatinya. "Bayi merasa aman, nyaman, dan dilindungi sehingga
terbentuk attachment basic trust sebagai landasan utama perkembangan emosi yang baik di kemudian hari," ujarnya.

Konsultan laktasi, dr Utami Roesli, SpA, mengungkapkan, bayi yang terpenuhi asupan ASI akan memiliki emotional quetient (EQ) dan spiritual quetient (SQ) yang baik. "Ini yang akan membentuk behave-
nya," ucapnya.

Dibanding susu formula, menurut dia, kontak langsung dari kulit ke kulit membuat buah hati lebih merasa dekat. "Ketika menyusui juga ada rangsangan terhadap panca inderanya. Bayi akan
merasakan, melihat, mencium, dan mendengar sesuatu yang ada di dekatnya, termasuk keintiman dengan ibunya." Anak yang diberi ASI akan tumbuh lebih cerdas dan sehat dibanding bayi dengan susu
formula," kata Ketua Umum Sentra Laktasi Indonesia itu.

Keampuhan ASI pun sudah terbukti. Utami memberi contoh Skandinavia dan Swedia, dua negara yang sangat mendukung asupan maksimal ASI kepada bayi dengan membuat kebijakan cuti bagi orang tua. "Bukan cuti hamil untuk ibunya saja," ujarnya.

Di kedua negeri itu, cuti dapat diambil satu tahun penuh. Empat bulan pertama pasangan suami-istri tetap mendapat 100 persen gaji. Mulai bulan kelima, gaji dibayar 80-90 persen. "Kebijakan ini yang membuat anak-anak di Swedia dan Skandinavia cerdas dan sehat. Di sana juga sangat sulit ditemukan susu formula," ia menambahkan. Lagi pula, ia menegaskan, menyusui itu merupakan proses bertiga, yakni istri, suami, dan anak.

Adapun pemenuhan ASI sudah harus dilakukan sejak bayi lahir sampai usia 6 bulan tanpa dicampur makanan atau cairan lain meski air putih sekalipun. "ASI diperlukan hingga usia bayi 2 tahun, tapi dengan
makanan pendamping," kata Utami. Dari data yang dimilikinya, tercatat anak yang disusui ASI, IQ-nya lebih tinggi 12,9 poin pada usia 9 tahun.

Berdasarkan penelitian American Academy of Pediatrics, asupan ASI pada bayi juga membuat anak terhindar dari penyakit infeksi, seperti diare, radang paru-paru, dan radang otak. Studi juga mengindikasikan
mereka lebih rendah risiko terkena obesitas, diabetes, dan kanker.

Hal ini disebabkan oleh kandungan enzim dalam ASI mendukung sistem pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Terutama dari kandungan yang terdapat pada susu jolong atau kolostrum--cairan kuning kental pada awal menyusui sampai hari keempat dan ketujuh.

Tidak hanya untuk anak, menyusui juga sangat fungsional untuk kaum ibu. Menurut Utami, bagi ibu menyusui akan mencegah risiko anemia. Menyusui secara eksklusif selama enam bulan berdampak pada penundaan haid.

Dengan demikian, ibu dapat menyimpan zat besi dan mencegah terjadi defisiensi zat besi yang memicu anemia. Lalu, isapan bayi pada payudara ibu juga akan mencegah perdarahan setelah melahirkan dan mempercepat involusi uterus (pengecilan rahim kembali).

Selain itu, dapat mengurangi risiko terjangkit kanker payudara dan ovarium. "Banyak penelitian yang membuktikan adanya hubungan antara infertilitas dan tidak menyusui dengan peningkatan risiko terkena kanker," ucap Utami. Walhasil, dia menyimpulkan bayi akan sehat secara fisik, intelektual sekaligus emosional, jika hak ASI anak dapat dipenuhi oleh sang ibu. HERU TRIYONO

AGAR OPTIMAL

Minta Inisiasi Menyusui Dini (IMD).
Bayi jangan dipisahkan dari ibunya setelah melahirkan.
Selama 48 jam pertama tidak diberi susu formula.
Permintaan dan suplai ASI secara rutin (dikeluarkan 10 cc, maka
diproduksi 10 cc)
Ada dukungan emosi dari suami dan keluarga.
ASI eksklusif saat bayi berusia 0-6 bulan.
Konsultasi ke dokter (bila perlu).

Sumber: Koran Tempo 

Tuesday, January 12, 2010

Tingkatkan Kesuburan


Tips Singkat Tingkatkan Kesuburan


·Tingkat kesuburan berhubungan dengan berat badan. Pria atau wanita yang kegemukan perlu menurunkan berat badan bila ingin merencanakan kehamilan.

· Rajin berolahraga dengan melakukan aktifitas fisik yang menyenangkan agar tetap fit, seperti joging, jalan kaki, berenang, dan lain-lain.

·batasi kopi dan produk makanan/minuman lain yang mengandung kafein karena kadar kafein yang tinggi dalam darah dapat menurunkan produksi hormon prolaktin, yang terkait dengan ketidaksuburan seseorang.

·Konsumsi makanan kaya mineral, seperti oyster, shellfish, sarden, udang, unggas, daging yang tidak berlemak, keju, telur, beras merah, whole grain, hati, karena dapat meningkatkan produksi sperma.

· Konsumsi makanan kesuburan hendaknya dimulai pada masa prakonsepsi (sebelum hamil). Fokus utama prakonsepsi adalah memprioritaskan asupan zat gizi, antara lain asam folat, zat besi, Vitamin C, vitamin E, vitamin B6, seng, selenium, dan kalsium.

·Kurangi makanan yang mengandung lemak jenuh dan tingkatkan makanan mengandung lemak tidak jenuh tunggal, seperti minyak zaitun dan olive oil.

· Hindari lemak trans karena dapat menyebabkan terjadinya penimbunan plak pada pembuluh darah. Akibatnya aliran darah ke organ vital terhambat.

· Hindari gula murni dan makanan yang sudah diawetkan atau diproses, karena rendah mengandung esensial vitamin dan mineral nya tapi tinggi kalori yang dapat menggemukkan dan berisiko pada kesuburan.

·Hindari rokok dan asap rokok karena dapat menyebabkan kekentalan darah dan asam nikotin dapa rokok akan berikatan dengan hemoglobin sehingga fungsi hemoglobin untuk membawa oksigen ke organ vital menurum. Kondisi ini bisa mengurangi potensi kesuburan, baik pada pria maupun wanita.



Sunday, January 10, 2010

Tips Anak Cerdas, Jenius, dan Kreatif


Tips Menciptakan Anak Cerdas, Jenius, dan Kreatif

Setidaknya ada 5 hal yang harus diperhatikan betul :

1. Makanan

Ini amunisi otak yang sangat penting. Anak-anak yang kekurangan gizi umumnya memiliki otak yang kurang berkembang. Konsumsi ikan yang cukup, ASI, vitamin, dan mineral merupakan amunisi yang tepat bagi otak. Apa pun kursus yang Anda berikan untuk anak anda tanpa
memberinya makanan yang tepat, samalah artinya dengan mengisi ruangan tanpa menguatkan dinding-dindingnya. Gizi adalah bahan baku proses-proses seluler, terutama untuk pembangunan struktur otak.

2. Lingkungan

Makin bervariasi lingkungan hidup anak Anda, makin baik perkembangan otaknya. Warna, bentuk, orang-orang yang berbeda, suasana yang bervariasi, dan lain-lain lebih mudah menstimulasi otak dibandingkan yang homogen. Jika Anda menciptakan lingkungan yang kaya dengan permainan, otak anak Anda berkembang dengan sangat pesat. Karena itu, sebisa mungkin, tempat tidur, tempat belajar (terutama di sekolah-sekolah) , dan ruangan keluarga dapat diubah setiap jangka waktu tertentu. Anda perlu juga mengajaknya ke tempat-tempat yang
penuh dengan hal-hal baru, seperti di pantai, gunung, dan lain-lain. Semakin bervariasi lingkungan, semakin cepat koneksi sel saraf terjadi.

3. Pengalaman emosional

Sistem limbik lebih dulu matang dibandingkan dengan kulit otak. Akibatnya, anak-anak menjadi sangat peka terhadap rangsangan dan pengalaman emosional. Semua pengalaman emosional yang diberikan pada rentang usia 0-7 tahun ini akan sangat berpengaruh dalam membentuk
jalinan antar sel saraf. Pada usia ini, kontrol diri, kesabaran, kerja sama, empati, dan lain-lain lebih mudah dilatih dan tertanam kuat dalam otak dibanding berhitung, membaca, atau kegiatan-kegiatan kalkulatif lainnya. Jangan lupa, kematangan emosional ini lebih menentukan kesuksesan anak Anda di masa depan ketimbang kemampuan berhitung dan main komputer.

4. Stimulasi rasional

Hal-hal yang baru (novelty), menantang (challenge), padu (coherent), dan penuh makna (meaningful) lebih cepat memengaruhi otak ketimbang hal-hal yang lazim dan biasa. Jika setiap hari Anda memperkenalkan kata-kata baru kepada anak Anda, teknik-teknik baru dalam berhitung, tugas-tugas yang menantang dan penuh makna (misalnya, membuat percobaan fisika yang berkenaan dengan hal-hal sehari-hari) , otaknya akan lebih cepat berkembang. Hal-hal yang menantang, seperti menemukan bentuk tertentu dalam banyak bentuk, dapat memperbanyak hubungan sel saraf. Origami (seni melipat kertas) adalah salah satu cara
memperbanyak hubungan sel saraf. Attention of details juga merangsang otak. Berikan sebuah batu kerikil atau dedaunan kepada anak-anak. Mintalah mereka mencermati alur, warna, bentuk, dan ciri-ciri lain yang tidak tampak jika hanya dilihat sepintas. Perhatian pada hal-hal kecil, terutama bentuk dan warna, membuat sinaps saraf bertambah banyak.

5. Aktivitas fisik

Aktivitas fisik memengaruhi otak dengan tiga cara :
1.      Meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Artinya, oksigen, gula, dan zat gizi juga bertambah.
2.      Memengaruhi produksi hormon NGF (Nerve Growth Factor) dan
3.      Merangsang produksi dopamin. Zat ini berfungsi penting dalammenata perasaan (mood) anak Anda. Semakin sering dan terampil ia melakukan kegiatan fisik, semakin baik perkembangan otaknya.

Lima hal di atas tidak berdiri sendiri. Semuanya saling melengkapi dan saling memengaruhi. Anda tidak boleh mengedepankan dan memprioritaskan satu di antara yang lain. Jika Anda harus memilih yang utama, disarankan untuk melatih emosi anak Anda lebih dulu. Kematangan emosi memerlukan waktu tertentu untuk berkembang. Sedangkan kecerdasan rasional dapat Anda tingkatkan kapan saja Anda mau.

Tuesday, January 5, 2010

Makanan Sehat Lezat untuk Bayi dan Balita


Makanan Sehat Lezat untuk Bayi dan Balita
Dimodifikasi dari buku Seri Ayahbunda,

Persiapan : 30 menit
Memanggang : 45 menit
Bahan :
100 gr tepung terigu rendah protein (contoh : Kunci Biru)
60 gr margarin
60 gr gula halus
20 gr kacang mente, cincang halus
1 butir kuning telur (dari telur ukuran 50 gr)
½ sdt vanili
1 sdt coklat bubuk (optional, bila menginginkan kue rasa coklat)
margarin untuk mengoles

Icing untuk hiasan :
50 gr gula halus (ayak)
2 sdt putih telur
1 sdt perasan jeruk nipis
pewarna makanan

Cara membuat :
1. Campurkan margarin, gula halus, kacang mente cincang, kuning telur,
    vanili. Aduk rata.
2. Tambahkan tepung terigu (dan coklat bubuk), aduk hingga tercampur rata
3. Giling adonan hingga tebalnya menjadi +/- 1 cm
4. Cetak bentuk bulat
5. Buat icing : campurkan gula halus yang telah diayak, putih telur,perasan jeruk nipis
    dengan garpu. Tambahkan 2 tetes pewarna makanan.Aduk rata. Masukkan dalam kantong
    plastik segitiga yang telahdilubangi ujungnya
6. Panaskan oven dengan suhu 175 derajat selama 10 menit
7. Hias adonan yang telah dicetak dengan icing sehingga menyerupaikepala boneka
   (lengkap   dengan mata, mulut, hidung, rambut, terserah kreasi Ibu)
8. Olesi loyang dengan margarin, atur kue dalam loyang
9. Panggang kue sampai matang (+/- 45 menit)

Untuk : 175 gr

Catatan :
* Jangan terlalu lama mengaduk campuran adonan yang telah ditambahi tepung terigu agar
   kue tidak menjadi keras.
* Bila diinginkan, adonan dapat dibagi menjadi 2 bagian. 1 bagiandiberi coklat bubuk,
   1 bagian lainnya tidak.
* Bila menginginkan icing hiasan warna-warni, bagi adonan icingmenjadi beberapa bagian
   sebelum ditambahkan pewarna makanan
* Cetakan bisa dimodifikasi menjadi bentuk lain. Ibu dapat membelicetakan kue bermacam
   bentuk seperti bintang, binatang, bunga di supermarket terdekat.
* Kegiatan membuat kue ini bisa melibatkan si kecil. Ajak dia untuk membantu Ibu mengaduk
   dan mencetak adonan. Dijamin, ini merupakan kegiatan yang mengasyikkan bagi si kecil !


sumber : beingmom

Sunday, January 3, 2010

Anak Pintar Sejak Dalam Kandungan


Menciptakan Anak Pintar Sejak Dalam Kandungan

Adalah hal yang sangat naif, ketika seorang anak menjadi bodoh, nakal, pemberang, atau bermasalah, lalu orang tua menyalahkan guru, pergaulandi sekolah, dan lingkungan yang tidak beres.

Tiga faktor itu hanya berperan dalam proses perkembangan anak, sedangkan bakat anak itumenjadi bodoh, nakal, atau pemberang justru terletak dari bagaimanaorang tua memberikan awal kehidupan si anak tersebut.

Bukan hal aneh bahwa seorang anak dapat dididik dan dirangsang kecerdasannya sejak masih dalam kandungan. Malah, sejak masih janin,orang tua dapat melihat perkembangan kecerdasan anaknya. Untuk bisaseperti itu, orang tua harus memperhatikan beberapa aspek, antara lainterpenuhinya kebutuhan biomedis, kasih sayang, dan stimulasi. Hal inidiungkap dokter spesialis anak, dr Sudjatmiko, MD SpA.

Bicara tentang kecerdasan, tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlahfaktor. Secara prinsip, menurut Sudjatmiko, perkembangan positifkecerdasan sejak dalam kandungan itu bisa terjadi dengan memperhatikanbanyak hal.

Pertama, kebutuhan-kebutuhan biologis (fisik) berupa nutrisi bagi ibu hamil harus benar-benar terpenuhi. Seorang ibu hamil, gizinya harus cukup. Artinya, asupan protein, karbohidrat, danmineralnya terpenuhi dengan baik.

Selain itu, seorang ibu hamil tidak menderita penyakit yang akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kandungannya. Kebutuhan nutrisi itu sendiri, sebenarnya bukan hanya ketika ibu mengandung, melainkan ketika ia siap untuk mengandung pun sudah harusmemperhatikan gizi, makanan, dan komposisi nutrisinya harus lengkap, sehingga ketika ia hamil, dari segi fisik sudah siap dan proses kehamilan akan berlangsung optimal secara nutrisi.

Tapi, memang di Indonesia atau di negara-negara berkembang padaumumnya–boleh dikatakan sangat jarang ada keluarga yang mempersiapkankehamilan. Malah, kerap kehamilan dianggap sebagai suatu yang mengejutkan.

Berbeda dengan yang terjadi di negara-negara maju. Inilah yang cenderung menjadi penyebab awal mengapa anak-anak yang lahir kemudian tidak berkualitas, karena orang tua seakan tidak siap dalam segala hal untuk memelihara anaknya.

Faktor kedua adalah kebutuhan kasih sayang. Seorang ibu harus menerimakehamilan itu, dalam arti kehamilan yang benar-benar dikehendaki.Tanpa kasih sayang, tumbuh kembangnya bayi tidak akan optimal. "Si ibuhamil harus siap dan dapat menerima risiko dari kehamilannya, " katamantan Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Anak Indonesia itu.

Risiko itu, misalnya, seorang wanita karier yang hamil, merasa terbebani dankhawatir akan mengganggu pekerjaannya. Ia sebenarnya ingin hamil, tapijuga merasa terganggu dengan kehamilannya itu. Kondisi seperti initidak kondusif untuk merangsang perkembangan bayi dalam kandungannya, "tambahnya.

Selain itu, menurut Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesiaini, ada faktor psikologis yang memengaruhi perkembangan kecerdasanbayi, yaitu apakah si ibu hamil menikah secara resmi atau kawin lari. Pernikahannya direstui atau tidak, dan apakah ada komitmen antaraistri dan suami. Tanpa komitmen di antara keduanya, kehamilan itu bisa dianggap mengganggu.

Juga harus ada support (dukungan). Tanpa support, walaupun ada komitmen dari suami dan orang tua dapat mengurangi perkembangan danrangsangan kecerdasan bayi dalam kandungan. "Jadi, variabel kasih sayang tadi adalah komitmen dengan suami, serta support dari orang tuadan keluarga, sehingga seorang ibu dapat menerima kehamilannya dengan hati tenteram," lanjut Sudjatmiko.

Faktor ketiga adalah adanya perhatian penuh dari si ibu hamil terhadap kandungannya. Ia dapat memberikan rangsangan dan sentuhan secarasengaja kepada bayi dalam kandungannya.

Karena secara emosional akan terjadi kontak. Jika ibunya gembira dan senang, dalam darahnya akanmelepaskan neo transmitter zat-zat rasa senang, sehingga bayi dalam kandungannya juga akan merasa senang.

Sebaliknya, bila si ibu selalu merasa tertekan, terbebani, gelisah,dan stres, ia akan melepaskan zat-zat dalam darahnya yang mengandung rasa tidak nyaman tersebut, sehingga secara tidak sadar bayi akan terstimuli juga ikut gelisah.

"Yang paling baik adalah stimuli berupa suara-suara, elusan, dan nyanyian yang disukai si ibu. Hal ini akan merangsang bayi untuk ikut senang. Berbeda jika si ibu melakukan
hal-hal yang tidak disukainya, karena itu sama saja memberikan rangsangan negatif pada bayi," ujar Sudjatmiko.

Tapi, stimuli itu sendiri lebih efektif bila kehamilan sudah menginjak usia di atas enam bulan. Sebab, pada usia tersebut jaringan strukturotak pada bayi sudah mulai bisa berfungsi.

Untuk mendapatkan kondisi-kondisi itulah, seorang ibu hamil harus tetap menjaga nutrisi yang didapat dari makanan sehari-hari. Bahkan,perlu diimunisasi, misalnya dengan suntik TT. Lakukan juga konsultasi rutin dengan dokter secara berkala.

Mula-mula sekali sebulan, dan pada bulan terakhir menjelang kelahiran (partus), diperketat menjadi tigaminggu sekali, lalu dua minggu sekali, dan bahkan mendekati partus menjadi setiap minggu.

Sudjatmiko juga menyarankan untuk tidak meminum obat-obatan yang katanya bisa merangsang perkembangan dan kecerdasan otak bayi.Obat-obatan semacam itu hanya omong kosong. "Pemberian obat semacam itu percuma saja, dan tidak berpengaruh apa-apa," katanya. "Yang penting, ciptakan saja lingkungan mendidik, yaitu tiga faktor tadi.

Sementara itu, psikolog anak Dra Surastuti Nurdadi juga mengungkapkanpendapat yang sama. Stimulasi positif, menurutnya, memang dapat meningkatkan kecerdasan anak sejak dalam kandungan.

Dari stimulasi ini, diharapkan ketika anak tumbuh, bukan hanya menjadi cerdas,melainkan dapat bersosialisasi dengan lingkungannya. "Stimulasi menimbulkan kedekatan antara ibu dan anak.

Bahkan, lanjut Surastuti, bayi masih dalam kandungan bisa distimuli dengan diperdengarkan musik klasik, diajak berbicara, dan diberikan elusan penuh kasih sayang. Orang tua juga harus siap dan berusaha mengajarkan cara anaknya bersosialisasi dengan dunia luar ketika ia masih di dalam rahim.

Tapi, mengapa musik klasik? Pendapat semacam ini memang terus menjadi topik bahasan. Musikus hebat seperti Adhi MS, pimpinan TwiliteOrchestra, juga meyakini musik klasik dapat merangsang kecerdasan bayi sejak dalam kandungan. Bahkan, untuk jenis musik yang `merangsang bayi' ini sudah banyak dijual di toko-toko kaset tertentu.

Tapi, untuk lebih tuntasnya kupasan mengenai hal itu, coba kita simak penuturan Surastuti yang juga dosen di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini. Musik klasik, katanya, memiliki berbagai macam harmoni yang terdiri dari nada-nada. Nada-nada inilah yang memberikan stimulasi berupa gelombang alfa. Gelombang ini memberikan ketenangan, kenyamanan, dan ketenteraman, sehingga anak dapat lebih berkonsentrasi.

"Menurut beberapa penelitian, musik klasik memang termasuk metode yang tepat. Anak menjadi siap menerima sesuatu yang baru darilingkungannya, " ujar pengasuh rubrik konsultasi di Klinik Anakku ini. Tapi, jangan coba-coba memperdengarkan musik-musik keras kepada bayi dalam kandungan. Konon, justru menyebabkan timbulnya kebingungan pada si jabang bayi!


Sumber : Media Indonesia

Saturday, January 2, 2010

Makanan Penyubur


Makanan Penyubur

Kemarin saya post tentang tips singkat untuk meningkatkan kesuburan.  Nahh.. kali ini saya posting bahan-bahan makanan untuk membantu meningkatkan kesuburan.  Semoga bermanfaat yaa
Pola makan orang Indonesia yang menyukai sayur-sayuran sebenarnya sudah merupakan terapi yang baik untuk meningkatkan kesuburan. Nah berikut ini aneka zat gizi yang dapat mendukung terjadinya pembuahan. Kita bahas satu-satu yaaaaaa…

1. KARBOHIDRAT
Sebagai zat pembangkit energi, karbohidrat diperlukan oleh pria maupun wanita. Mereka yang bugar tak bakal loyo saat melakukan aktivitas apapun termasuk aktivitas seksual. Mereka yang bugar juga mempunyai dorongan seksual/libido yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak.
Namun karbohidrat yang tidak terpakai dapat tertimbun menjadi lemak. Oleh sebab itu, asupan karbohidrat juga perlu diperhatikan agar tak jadi kegemukan. Pasalnya wanita yang kelebihan berat badan (BB) atau kegemukan perpeluang tidak subur.
Penyebabnya, sel-sel tertutup lemak dan kadar insulin naik. Karena itu wanita gemuk harus menurunkan BB-nya agar berpeluang lebih besar untuk bisa hamil. Selain itu wanita hamil dengan kelebihan BB lebih berpotensial mengalami keguguran dibandingkan wanita seusia dengan BB ideal. Kegemukan juga dapat menurunkan libido pada pria dan wanita.
Agar tak jadi gemuk, hindari karbohidrat sederhana yang terdapat pada gula, sirop dan permen. Lebih baik mengkonsumsi karbohidrat kompleks yang akan dimetabolisme secara lengkap oleh tubuh sehingga tak menumpuk jadi lemak. Sumber karbohidrat kompleks antara lain beras merah, ubi merah, pisang, gandum atau biji-bijian seperti jagung.

2. LEMAK
Lemak berfungsi sebagai sumber energi paling padat yang menghasilkan 9 Kkal untuk setiap gramnya, yaitu 2.5 kali lebih besar dari energi yang dihasilkan karbohidrat dan protein dalam jumlah sama. Untuk itu seperti halnya karbohidrat, konsumsi lemak pun harus dibatasi agar dapat menjada BB ideal.

Hindari makanan tinggi lemak jenuh seperti lemak ayam, sapi, dan makanan yang digoreng karena berpotensi membentuk plak pada pembuluh darah, termasuk didaerah genital. Bila ini terjadi, tentunya juga dapat mempengaruhi gairah seksual.
Namun, jangan terus mengabaikan karena lemak juga berfungsi sebagai peningkat atau pembangkit gairah seksual. Khususnya lemak tak jenuh, seperti yang terdapat pada cokelat dan avokad.

3. PROTEIN
Protein berfungsi untuk memelihara sel2 dan jaringan. Salah satu yang bermanfaat sebagai zat penyubur terutama pada pria adalah kelompok asam amino. Asam amino yang penting bagi kesuburan pria adalah asam amino esensial, arginin, dan triptofan. Arginin dapat mencegah kemandulan, memperkuat daya tahan hidup sperma, dan membantu membuka aliran darah pada alat kelamin sehingga membangkitkan gairah.
Asam amino terdapat pada kuning telur, susu, daging merah, ikan, tiram, kerang-kerangan, belut, kacang kedelai, tahu, dan tempe . Arginin terdapat pada cokelat, havermut, gandum, kacang-kacangan, biji-bijian, daun kemangi dan seafood. Sedangkan triptofan yang dapat memacu produksi serotonin dan bersifat menenangkan saraf sehingga dapat memacu gairah seksual, terdapat pada cokelat, kalkun dan susu.
4. VITAMIN
Vitamin adalah zat organik kompleks yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sangat kecil dan pada umumnya dibentuk oleh tubuh sehingga harus didatangkan dari makanan. Ada beberapa kelompok vitamin yang dipercaya dapat berfungsi sebagai penyubur baik pada pria maupun wanita, yaitu:
Vitamin A
Vitamin A dalam bentuk retinol dan retinal berperan dalam sistem reproduksi pria dan wanita. Pada pria, vitamin A berperan dalam pembentukan sperma sedangkan pada wanita berperan dalam pembentukan sel telur, sehingga sel telur maupun sperma akan lebih siap bersatu. Sebagai antioksidan yang kuat, vitamin A juga mampu menangkal serangan radikal bebas terhadap dinding sperma dan sel telur. Bahan makanan yang diketahui tinggi kandungan vitamin A adalah hati, susu, kuning telur dan keju.
Vitamin B Kompleks
Mengandung semua vitamin B (B1, B2, Niasin, Biotin, B6, B12 dan folat), sangat berperan dalam pemulihan energi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki sistem reproduksi, serta mengaktifkan hormon kelamin pria. Vitamin B kompleks juga mengandung asam folat yang memiliki khasiat untuk mempersiapkan pembuahan sel telur pada wanita dan mempengaruhi pembentukan sperma, juga mendorong nafsu seksual pada pria maupun wanita. bahan makanan sumber vitamin B kompleks antara lain sayuran berdaun hijau, ikan, hati, susu, daging, kepiting, kerang, tuna, kacang-kacangan dan telur.
Vitamin C
Merupakan antioksidan yang tangguh dan salah satu faktor penentu kesuburan. Ia membantu menjaga kesehatan sel, meningkatkan penyerapan asupan zat gizi dan memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Bagi pria, antioksidan ini memperbaiki mutu sperma dengan cara mencegah radikal bebas merusak lapisan pembungkus sperma. Kekurangan vitamin C juga bisa menyebabkan sperma menggumpal yang tentu saja berpengaruh pada kemandulan. Beberapa studi juga membuktikan, mengonsumsi vitamin C setiap hari ternyata meningkatkan kesuburan di kalangan pria perokok. “Vitamin C adalah antioksidan yang membuat membran2 sel menjadi stabil dan ini bermanfaat baik bagi sperma,” kata Larri

Friday, January 1, 2010

Kalsium dan Anak Anda


Kalsium dan Anak Anda

SUSU dan makanan kaya kalsium lainnya harus ada di dalam menu makanan anak-anak pada umumnya. Di usia berapapun, seorang anak akan selalu membutuhkan kalsium. Apakah manfaat kalsium bagi tubuh anak? Dan kenapa mereka selalu membutuhkan kalsium untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya? Mari kita lihat lebih dalam lagi.

Di masa anak-anak dan remaja, tubuh menggunakan mineral kalsium untuk membangun tulang yang kuat – proses yang akan selesai setelah masa remaja berakhir. Kalsium pada tulang mulai berkurang di usia dewasa muda dan massa tulang akan semakin berkurang secara progresif selagi kita bertambah usia, terutama bagi wanita.

Kalsium mempunyai peranan penting dalam kontraksi otot, penyampaian pesan melalui saraf, dan pelepasan hormon. Jika tingkat kalsium dalam darah rendah (karena kurangnya asupan kalsium), kalsium akan diambil dari tulang untuk memastikan fungsi sel berjalan dengan normal.

Ketika anak-anak mendapatkan kalsium dan aktivitas fisik yang cukup selama masa kanak-kanak dan remaja mereka, mereka akan dapat memulai hidup mereka di masa dewasa dengan tulang yang kuat.

Walaupun belum ada bukti ilmiah yang benar-benar pasti bahwa mendapatkan jumlah kalsium di bawah ini akan menghasilkan tulang yang kuat ketika anak-anak bertumbuh, jumlah di bawah ini adalah jumlah yang direkomendasikan oleh badan kesehatan dunia (WHO) saat ini:

• Balita usia 1-2 tahun – 500 miligram kalsium per hari.
• Anak-anak usia 4 – 8 tahun – 800 miligram.
• Anak-anak usia 9 – 18 tahun – 1300 miligram.

Apakah sumber-sumber kalsium yang baik? Tentu saja susu dan produk susu lainnya adalah sumber kalsium terbaik. Terlebih lagi karena susu mengandung tambahan Vitamin D, yang juga penting untuk kesehatan tulang. Sumber-sumber lain yang kaya kalsium adalah tahu, sayur bok choy, kacang merah, dan brokoli, diantara lain.

Tentu saja, untuk menjaga kesehatan anak Anda dan memastikan ia tumbuh dengan sehat dan kuat, Anda juga perlu memastikan ia mempunyai gaya hidup sehat, rajin berolahraga dan makan makanan yang sehat dan tidak sering jajan makanan yang berbahaya bagi kesehatannya.

Dan gaya hidup sehat harus dimulai dari diri Anda sendiri, jadi jangan lupa untuk memberikan contoh kepada buah hati Anda setiap harinya dengan menjaga kesehatan Anda dengan sebaik-baiknya.


nutrisi balita cerdas