Thursday, December 9, 2010

Rencanakan Kehadiran Buah Hati

Tips Rencanakan Kehadiran Buah Hati Anda

Kelahiran seorang anak tentunya membawa kita kepada peluang untuk menyaksikan dan mengalami tumbuh kembangnya seorang manusia. Untuk itulah orang tua memiliki tantangan yang besar guna “membuka” dunia ini dan segala potensinya untuk perkembangan anak.

Seringkali kita lupa untuk mengutamakan perencanaan keuangan dalam keluarga. Dalam sebuah kondisi kehidupan yang baik, kita sering menganggap bahwa tantangan financial seperti apapun pasti bisa kita lewati. 

Sehingga, tidak jarang ketika terjadi sesuatu yang di luar dugaan, misalnya: kebangkrutan, sakit atau kematian, para orang tua terpaksa mengorbankan apa yang seharusnya menjadi hak anak mereka, misalnya dana pendidikan, demi memoertahankan kelangsungan hidup keluarga.

Keadaan seprti ini tentu saja menyulitkan dan menyakitkan tidak saja bagi sang anak, tetapi juga bagi kita selaku orang tua mengalami hambatan dalam memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita. Namun, hal tersebut sebenarnya dapat dihindari dengan menerapkan sebuah perencanaan keuangan yang matang.

Bagi Anda khususnya yang telah  merencanakan untuk segera memiliki buah hati, pastikan Anda telah menyiapkan beberapa perencanaan keuangan berikut ini:

1.   Biaya Kelahiran
            Carilah informasi mengenai berapa biaya persalinan yang dibutuhkan (persalinan normal maupun dengan operasi Caesar), biaya rumah sakit, dan perkiraan biaya pengobatan yang akan dibutuhkan. Selambatnya, informasi ini sudah dimiliki oleh calon orang tua setelah mengetahui kehamilan sang istri.

2.   Biaya Perlengkapan Bayi
            Sebaiknya orang tua muda melakukan survey dengan cermat, mengenai barang-barang perlengkapan bayi apa yang benar-benar diperlukan. Informasi ini dapat diperoleh melalui teman yang sudah berpengalaman sebelumnya, internet, juga survei tempat belanja yang menawarkan harga terbaik dengan mutu terbaik.

3.   Biaya Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

            Pikirkanlah portofolio investasi untuk anak, hal ini dimaksudkan agar para caon ornag tua telah memperoleh gambaran mengenai rencana untuk sang buah hati segera setelah ahir, misalnya apakah nanti perlu membuka rekening tabungan pendidikan, atau asuransi pendidikan. Dalam hal ini keduanya sama baiknya, namun, tabungan pendidikan ditujukan untuk waktu tertentu (misalnya jangka waktu tabungan antara 4 atau 6 atau 12 tahun) sedangkan asuransi pendidikan adalah perencanaan lengkap, dari mulai sang buah hati masuk sekolah hingga bangku kuliah.

Dari penjelasan di atas, sebenarnya masih banyak ragam rencana yang dapat disiapkan untuk menyambut sang buah hati, namun pada dasarnya, beragam rencana itu berdasarkan kepada tiga hal di atas. Apapun itu bentuknya, Anda sebagai para orang tua maupun calon orang tua sebaiknya telah melakukan perencanaan secara matang terkait dengan masa depan buah hati tercinta.



Tuesday, December 7, 2010

TIPS PENDIDIKAN ANAK

TIPS PENDIDIKAN ANAK

Untuk membangkitkan minat menabung pada diri anak, yaitu dengan cara:

1.  Siapkan celengan dengan bentuk yang menarik dan unik
2.  Bedakan warna setiap celengan sesuai warna favorit pemiliknya dan cantumkan nama pemiliknya,
     misalnya Abi, Ummi, Aa, Ade dengan huruf yang variatif.
3.  Letakan celengan berdampingan ditempat yang mudah dilihat dan dijangkau.
4.  Setiap pagi, setelah anak mendapat jatang uang saku. ayah atau ibu mendahului mengisi celengan di
     depan anak sambil berkata, "Wah celengan Abi sudah banyak nih isinya. Abi pasti jadi juara."
5.  Celengan dibuka setiap akhir bulan dan dihitung jumlahnya bersama-sama.
6.  Pemilik jumlah terbanyak, celengannya berhak menempati urutan paling kanan diikuti juara dua
     dan seterusnya.
7.  Uang celengan boleh digunakan untuk membeli barang yang diinginkan tanpa ada tambahan dari orangtua.

Selain itu, ajarkan nilai uang pada anak agar ia tahu cara yang baik dan halal untuk mendapatkan uang sehingga ia dapat menghargai uang tanpa perlu memujanya. Buatlah Bank keluarga bagi anak-anak dengan mekanisme seperti halnya Bank yang sebenarnya, namun pasti ada bedanya yaitu ada pengawasan anda sebagai orangtua. Tetapi jangan ajarkan bahwa Bank adalah tempat satu-satunya untuk menabung

Sebagai orangtua jangan lupa untuk mengajarkan pada anak-anak untuk menyumbang dan berbuat baik dari uangnya sendiri, dan katakan bahwa dengan menyumbang berarti ia sudah menabung pahala yang bisa dinikmati dalam surga kelak. InsyaAllah.

Guna meningkatkan semangat menabung pada anak, orang tua boleh menawarkan hadiah yang diminta anak bila tabungannya dalam jangka waktu tertentu lebih banyak jumlahnya dari tabungan si kakak atau adiknya. Uang yang akan ditabungkan tidak harus langsung dari orang tua, dapat juga memberikan suatu tugas dan memberinya penghargaan dengan uang tapi dengan syarat ditabung. Hal ini sekaligus mengajarkan penghargaan atas suatu pekerjaan anak.

Sebaiknya, anak diberikan kebebasan untuk membeli barang atau benda apapun yang disukainya dengan catatan masih dalam kaidah kesopanan dan kepatutan usia anak. Ceritakan pula pengalaman orang-orang sukses dengan rajin menabung, bekerja dan banyak berdoa. Jadi jangan pernah bosan mengingatkan anak agar menyisihkan uang sakunya untuk dapat menabung.



Sunday, December 5, 2010

Tips Memilih Sekolah


Jangan Main – Main Memilih Sekolah
(Tips Memilih Sekolah)

Pendidikan saat ini merupakan sesuatu yang mahal.
Berbagai sekolah menamakannya sekolah nasional, sekolah nasional plus, atau sekolah yang memiliki standarisasi internasional.
Orangtua bingung memilih sekolah yang paling tepat.


Pendidikan merupakan bekal seorang anak untuk mengarungi hidupnya di masa mendatang. Dengan pendidikan yang baik, kemungkinan besar, seorang anak meraih suses di masa dewasanya nanti.

Bagi orangtua, memilih sekolah untuk anak-anaknya terkadang membingungkan. Kenapa tidak? Karena terlalu banyak sekolah yang menawarkan kelebihan, membuat para orangtua harus selektif dalam memilih, agar tidak salah langkah.

Berikut ini ada beberapa hal yang mungkin bisa dijadikan panduan bagi orangtua dalam memilih sekolah untuk anak-anaknya :
1.    Kenali Visi dan Misi Sekolah
Bila kita ingin anak-anak menjadi orang yang memahami teknologi tinggi di masa depan maka yang perlu kita cari adalah sekolah yang memiliki visi dan misi yang sama. Visi dan misi suatu sekolah pada umumnya diterjemahkan melalui program unggulan. Perhatikan apakah program unggulan mereka memiliki korelasi dengan visi-misi.

2.    Perincian Program Sekolah
Hampir seluruh sekolah baik sekolah negeri maupun swasta memiliki program unggulan. Yang perlu kita gali dengan lebih dalam adalah perincian program  yang diperkirakan akan dapat mencapai program unggulan mereka. Kemudian, tanyakan indicator keberhasilannya.

3.    Tenaga Pengajar
Sumber daya manusia yang baik sangat menentukan pencapaian hasil yang optimal. Tak hanya itu, guru yang baik tak hanya menguasai materi pelajaran saja, tapi juga mampu membimbing anak didiknya sekaligus pandai mentransfer ilmu pengetahuannya. Dan untuk mengenali para guru yang bertugas di sekolah yang akan dipilih, jangan sungkan untuk bertanya kepada orang lain yang telah menyekolahkan anak-anaknya di sekolah tersebut.

4.    Kurikulum Tambahan
Diperlukan kecermatan dalam menganalisa kurikulum pendidikan yang ditetapkan oleh suatu sekolah, terlebih dengan maraknya seolah dengan label “Plus” saat ini. Sekolah yang baik akan menghasilkan lulusan yang baik. Bila sekolah tersebut memiliki banyak penghargaan dalam berbagai macam prestasi akademik dan non akademik lewat berbagai kurkulum tambahan, hal tersebut juga dapat menjadi acuan.

5.    Prasarana dan Sarana
Di masa yang serba modern ini, jelas kelengkapan fasilitas pendidikan sangat dibutuhkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Untuk itu, sebelum menentukan sekolah para orangtua harus tahu fasilitas apa saja yang dimiliki seolah itu, dan untuk apa kegunaannya.

Sebagai orangtua tentunya kita memiliki ‘mimpi’ tentang anak kita. Pilihlah sekolah yang memiliki program dan target yang dapat membentuk anak kita mencapai ‘model anak masa depan yang diinginkan’. Ingat, pendidikan itu penting, jadi pilihlah yang terbaik untuk anak-anak Anda.

Friday, December 3, 2010

Berhemat Saat Liburan

Tips Berhemat Saat Liburan


NIKMATI LIBURAN ANDA, serta lupakan beban belanja yang mungkin sulit Anda kendalikan saat liburan. Berikut ini adalah 7 tips yang dapat membantu Anda mengurangi pengeluaran yang tidak perlu ketika Anda berbelanja selama masa liburan.

1.      Tetapkan anggaran belanja yang realistis dan jelas.
            Tulis benda-benda penting yang harus Anda beli selama masa liburan dan singkirkan nama-nama benda yang sebenarnya masih Anda miliki serta masih dalam kondisi bagus atau layak pakai.

2.      Buat daftar hadiah atau oleh-oleh yang harus dibeli
            Isinya sama dengan anggaran belanja, namun khusus untuk hadiah atau oleh-oleh bagi orang-orang terdekat Anda. Patuhilah daftar itu, jangan tergoda untuk menuliskan hadiah atau oleh-oleh tambahan.

3.      Buat kesepakatan dengan teman dalam pembelian kado
            Jika Anda merupakan bagian dari kelompok pertemanan yang besar, buatlah kesepakatan untuk mengundi siapa orang yang harus Anda hadiahi atau berikan oleh-oleh dari liburan Anda kali ini. Teman yang lain dapat Anda beri hadiah atau oleh-oleh dalam perjalanan Anda selanjutnya.

4.      Berikan hadiah atau oleh-oleh yang bermakna
            Satu cara untuk berhemat adalah memberikan hadiah atau oleh-oleh yang didukung buatan sendiri. Misalnya, dengan membuat sendiri bungkusan cantik untuk diisi coklat-coklat lezat.

5.      Mulailah belanja sejak awal
            Semakin diri Anda berbelanja, semakin ringan beban yang terasa dibandingkan jika Anda menghabiskan banyak uang seketika dalam suatu kesempatan berbelanja.

6.      Berkeliling ke berbagai tempat belanja
            Jika Anda punya waktu, sebaiknya berkelilinglah ke berbagai tempat belanja untuk membanding-bandingkan penawaran yang terbaik. Dengan demikian, Anda dapat membeli hadiah atau oleh-oleh dengan harga yang cukup murah.

7.      Patuh kepada anggaran
            Sediakan uang tunai dan bukan kartu kredit untuk mengurangi godaan berbelanja lebih saat liburan.

Semoga Anda mendapatkan pengalaman berbelanja liburan yang menyenangkan. Happy shopping!


Sumber : ivillage.co.uk

Wednesday, December 1, 2010

Dana Pendidikan Putra-Putri

Merencanakan Dana Pendidikan Putra-Putri Anda

Setidaknya ada 4 alasan penting bagi Anda untuk segera merencanakan dana pendidikan untuk putar-putri kesayangan Anda :

1.       Biaya pendidikan semakin mahal. Biaya pendidikan juga harus disesuaikan dengan tingkat inflasi. Salah satu faktor yang akan menyebabkan kenaikan tingkat inflasi adalah kenaikan harga minyak.
2.       Pertumbuhan ekonomi dunia yang diperkirakan akan melambat, sehingga akan mempengaruhi kondisi ekonomi di Indonesia.
3.       Anda mengalami kesulitan untuk mempertahankan kondisi keuangan yang baik, misalnya Anda terkena PHK atau usaha Anda mengalami kebangkrutan.
4.       Anda tidak mampu lagi bekerja karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh 2 hal, yaitu : Anda sakit, Anda mengalami kecelakaan. Atau bahkan Anda harus meninggalkan dunia ini untuk selamanya.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda lalukan untuk mempersiapkan dana pendidikan putra-putri Anda :

·         Hitunglah besarnya dana pendidikan putra-putri Anda. Tentukan kapan Anda memerlukan dana tersebut (berapa lama lagi waktu yang tersisa bagi Anda untuk dapat mengumpulkan dana tersebut). Masukkan unsur inflasi ke dalam perkiraan Anda tersebut dan masukkan semua biaya yang nanti harus Anda keluarkan.

Perhatikan ilustrasi berikut ini. Anda memiliki seorang putra yang saat ini berusia 3 tahun. Artinya, dua tahun yang akan datang, Anda harus sudah memiliki dana pendidikan baginya untuk memasuki taman kanak-kanak. Saat ini, Anda belum mengalokasikan dana pendidikan. Tingkat inflasi kita asumsikan sebesar 8%. Tabel di bawah ini adlah perkiraan biaya pendidikan yang mencakup uang pangkal dan biaya bulanan untuk putra-putri Anda kelak.

Jenjang Pendidikan
Biaya Pendidikan saat ini (Rp)
Periode Tersisa (tahun)
Taman Kanak-kanak
Sekolah Dasar
Sekolah Menengah Pertama
Sekolah Menengah Atas
Universitas
11.000.000
28.000.000
28.000.000
30.000.000
140.000.000
2
3
9
12
15


Pastikan bahwa Anda mampu menyediakan dana tersebut pada saat dibutuhkan. Tentukan berapa besarnya dana yang harus Anda sediakan setiap bulan. Tabel di bawah ini menunjukkan biaya masuk TK yang saat ini sebesar Rp 11 juta akan menjadi Rp 12,8 juta 2 tahun yang akan datang.
Cukup besar jumlahnya bukan ? Dari mana Anda mendapatkan uang sebanyak itu kelak ?

Jenjang Pendidikan
Biaya Pendidikan saat ini (Rp)
Biaya Pendidikan
nanti (Rp) – dibulatkan
Taman Kanak-kanak
Sekolah Dasar
Sekolah Menengah Pertama
Sekolah Menengah Atas
Universitas
11.000.000
28.000.000
28.000.000
30.000.000
140.000.000
12.800.000
35.000.000
56.000.000
76.000.000
445.000.000


·         Lakukan aktivitas investasi agar Anda dapat mengumpulkan dana pendidikan tersebut pada saat dibutuhkan. Ada beberapa jenis pilihan investasi yang tersedia untuk Anda, pastikan Anda mengerti apa keunggulan, kelemahan dan risiko masing-masing pilihan investasi tersebut. Jika diasumsikan Anda mampu mendapatkan hasil investasi sebesar 10% per tahun, maka uang investasi yang harus Anda sisihkan setiap bulan kira-kira besarnya seperti angka didalam tabel di bawah .

Jenjang Pendidikan
Periode Tersisa
(tahun)
Biaya Pendidikan
Nanti (Rp)
Uang Yang Harus
Disisihkan per bulan
(Rp)
Uang Yang Harus
Disisihkan per tahun
(Rp)
Taman Kanak-kanak
Sekolah Dasar
Sekolah Menengah Pertama
Sekolah Menengah Atas
Universitas
2
3
9
12
15
12.800.000
35.000.000
56.000.000
76.000.000
445.000.000
307.302
390.945
90.036
77.458
325.032
3.687.619
4.691.339
1.080.430
929.501
3.900.389


·         Proteksi diri Anda dengan mengikutsertakan diri Anda dalam program asuransi jiwa yang memberikan proteksi keuangan apabila terjadi kematian dan/atau cacat tetap. Dana pendidikan putra-putri Anda akan sangat tergantung dari kemampuan Anda mengumpulkan dana tersebut setiap bulannya. Carilah perusahaan asuransi yang punya rekam jejak yang baik, dan Anda yakin bahwa perusahaan asuransi itu akan mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama karena proteksi yang Anda perlukan adalah untuk jangka waktu yang lama.


Dari berbagai sumber.