Tips Rencanakan Kehadiran Buah Hati Anda
Kelahiran seorang anak tentunya membawa kita kepada peluang untuk menyaksikan dan mengalami tumbuh kembangnya seorang manusia. Untuk itulah orang tua memiliki tantangan yang besar guna “membuka” dunia ini dan segala potensinya untuk perkembangan anak.
Seringkali kita lupa untuk mengutamakan perencanaan keuangan dalam keluarga. Dalam sebuah kondisi kehidupan yang baik, kita sering menganggap bahwa tantangan financial seperti apapun pasti bisa kita lewati.
Sehingga, tidak jarang ketika terjadi sesuatu yang di luar dugaan, misalnya: kebangkrutan, sakit atau kematian, para orang tua terpaksa mengorbankan apa yang seharusnya menjadi hak anak mereka, misalnya dana pendidikan, demi memoertahankan kelangsungan hidup keluarga.
Keadaan seprti ini tentu saja menyulitkan dan menyakitkan tidak saja bagi sang anak, tetapi juga bagi kita selaku orang tua mengalami hambatan dalam memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita. Namun, hal tersebut sebenarnya dapat dihindari dengan menerapkan sebuah perencanaan keuangan yang matang.
Bagi Anda khususnya yang telah merencanakan untuk segera memiliki buah hati, pastikan Anda telah menyiapkan beberapa perencanaan keuangan berikut ini:
1. Biaya Kelahiran
Carilah informasi mengenai berapa biaya persalinan yang dibutuhkan (persalinan normal maupun dengan operasi Caesar), biaya rumah sakit, dan perkiraan biaya pengobatan yang akan dibutuhkan. Selambatnya, informasi ini sudah dimiliki oleh calon orang tua setelah mengetahui kehamilan sang istri.
2. Biaya Perlengkapan Bayi
Sebaiknya orang tua muda melakukan survey dengan cermat, mengenai barang-barang perlengkapan bayi apa yang benar-benar diperlukan. Informasi ini dapat diperoleh melalui teman yang sudah berpengalaman sebelumnya, internet, juga survei tempat belanja yang menawarkan harga terbaik dengan mutu terbaik.
3. Biaya Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
Pikirkanlah portofolio investasi untuk anak, hal ini dimaksudkan agar para caon ornag tua telah memperoleh gambaran mengenai rencana untuk sang buah hati segera setelah ahir, misalnya apakah nanti perlu membuka rekening tabungan pendidikan, atau asuransi pendidikan. Dalam hal ini keduanya sama baiknya, namun, tabungan pendidikan ditujukan untuk waktu tertentu (misalnya jangka waktu tabungan antara 4 atau 6 atau 12 tahun) sedangkan asuransi pendidikan adalah perencanaan lengkap, dari mulai sang buah hati masuk sekolah hingga bangku kuliah.
Dari penjelasan di atas, sebenarnya masih banyak ragam rencana yang dapat disiapkan untuk menyambut sang buah hati, namun pada dasarnya, beragam rencana itu berdasarkan kepada tiga hal di atas. Apapun itu bentuknya, Anda sebagai para orang tua maupun calon orang tua sebaiknya telah melakukan perencanaan secara matang terkait dengan masa depan buah hati tercinta.
No comments:
Post a Comment